Coreta Rasa! Blog yang berceloteh tentang opini pribadi, bukan pandangan umum. Bebas, lepas, tanpa tujuan.

April 16, 2023

Maaf dari Surga

by , in
Aku tidak berubah, aku masih orang dengan hati yang sama. Memberimu ruang tersendiri sebagai sahabat. Hanya saja, aku menjaga jarak untuk menjaga vibrasiku.


Aku tak cukup tangguh untuk mewadahi egomu. Hati yang sangat terlihat jelas bahwa menyimpan kecut dan bara untukku.


Aku tahu kamu butuh topangan, sebisa mungkin kujulurkan lengan untukmu. Kau sambut memang, tapi dengan kelu dan getir. Karena kau melihatku sebagai selimut. Dimana ekspektasimu melangit luas.


Banyak kutemukan kecurangan yang terlihat tak sengaja. Berkali berdamai dengan situasi, dan aku mendekat lagi dan lagi, namun bentrok terus dan terus.


Apa yang kuhadirkan adalah kemampuanku saat ini. Namun kau menerimanya dengan angkuh, seolah tak butuh tapi berharap dimengerti dan terpenuhi sesuai inginmu.


Kita bagai dua kutub berbeda, atas nama cinta kuhadirkan jiwa dan diri. Hanya saja, realitas tak pernah berpihak. Seperti tercekam saat bersama.


Aku masih peduli. Kau menempati ruang sendiri di hatiku. Namun aku hanyalah pemenuh bagimu. Tak ada ketulusan di sana.


Aku menjaga jarak? Memang. Demi vibrasiku, demi frekuensiku, demi energiku. Karena aku masih memikul banyak hal di bumi ini. Misi jiwa, tujuan hidup, impianku untuk orang banyak, anak-anakku, juga mereka yang berada di lingkupku. Mereka sama sepertimu, lemah keyakinan dan lemah finansial.


Aku harus kuat dan kokoh, agar teguh pada jalanku. Hal besar menungguku di ujung sana. Dan aku masih merangkak menuju pintu.


Aku tak sehebat pikirmu. Aku bahkan sedang berada di titik terendah hingga ditangani secara profesional oleh badan terkait. Aku sedang menciptakan ramuan sehat diri.


Kau, berpanjang umurlah. Semoga Tuhan melembutkan hatiku untuk tetap menebar cinta tanpa syarat. Dan semoga Tuhan pun melembutkan hatimu untuk melihatku sebagai keluarga jiwa dan bukan rival.


Semoga Tuhan melancarkan rejekiku sebelum waktumu juga waktuku habis di dunia ini.


Kau tidak tahu kan? Seberapa besar aku mencintaimu dengan caraku.