Coreta Rasa! Blog yang berceloteh tentang opini pribadi, bukan pandangan umum. Bebas, lepas, tanpa tujuan.

November 23, 2016

Stres pada Ayah Ternyata Dapat Mempengaruhi Perkembangan Anak, Meskipun Dominan Pengasuhan di Tangan Ibu

by , in

Orangtua merupakan guru pertama bagi putra putrinya. Kedua belah pihak, baik Ayah atau pun Ibu memiliki perannya masing-masing. Dalam peran tersebut sesungguhnya kedua belah pihak memiliki kendalanya sendiri-sendiri. Hanya saja, Ibu yang selalu dikaitkan ke perkembangan balita karena turun tangan secara langsung. Namun sebenarnya Ayah juga memiliki peran besar terhadap tumbuh kembang anak-anaknya, lho!

Katakan saja, bagaimana caranya sang Ibu bisa optimal mengasuh buah hatinya bila memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan sang Ayah? Juga bagaimana bisa seorang Ayah bersikap bijak menyikapi kenakalan si kecil jika di otaknya penuh dengan keruwetan hidup? Bunda, yuk bantu Ayah mengurangi tekanan hidupnya. Baik itu beban karena pekerjaan, maupun karena besarnya biaya kehidupan yang harus Ia tanggung.

November 17, 2016

Bersinar di Usia Matang

by , in




Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah kecil
(Lao Tzu)

Maka kunamakan perjalananku ini
 sebagai
Bersinar di Usia Matang
(Indah Mutiara Putri)

Aku diciptakan untuk meresapi kebahagiaan dengan cara yang unik. Sejak kecil, aku sudah kehilangan orangtua lalu menikah di usia belia. Maka saat itu juga, aku belajar jadi manusia yang sesungguhnya. Konon, rumah tangga merupakan sebenar-benarnya tempat untuk mengenal diri kita. Proses adaptasi pun dimulai. Mulai dari adaptasi terhadap pasangan hidup, berbaur dengan keluarga besarnya, hingga beradaptasi pada peralihan peran remaja yang begitu cepat berubah. Setahun setelah ijab kabul, aku resmi menyandang status Ibu dan memikul tanggung jawab besar di babak selanjutnya.
Oktober 02, 2016

Ketika Etika tak Berestetika!

by , in
Lucunya panorama dunia ini. Banyak bait yang mengelu-elukan kemolekan etika. Tapi penerapannya nol. Ah! Timpang.

Kadangkala ekspektasi seseorang terhadap orang lain terlalu tinggi. Mereka berharap mendapat pelayanan super dengan sikap sekedarnya.

Dalam arti seperti ini, ada orang-orang yang lupa saat tidak butuh apa-apa. Seperti tak kenal, tak ada kabar dan tak berjejak. Lalu saat Ia butuh bantuan, tiba-tiba datang nd say to the point tanpa sungkan. Saat dapat, si penolong serasa bagai malaikat di matanya.

Agustus 03, 2016

25 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Terjadi

by , in

Dunia kepenulisan memang keren. Tua muda, bahkan anak-anak tanpa ragu menekuni bidang ini. Tidak ada kata terlambat bagi si senja dan tidak ada kesan terlalu dini bagi anak kemarin sore, yang ingin menggelutinya.

Sumber foto : Google


Dari jaman konvensional hingga jaman teknologi seperti sekarang, dunia kepenulisan selalu menemukan caranya untuk menggeliat. Ada banyak peluang kebaikan yang bisa disebar, maupun diserap dari kegiatan ini. Namun sebelum melangkah maju, ada baiknya para penulis pemula mengetahui kesalahan-kesalahan yang sering terjadi, saat mulai menulis. Kira-kira apa saja ya? Yuk simak cuap-cuap di bawah ini.

1. Penulisan judul yang salah