Coreta Rasa! Blog yang berceloteh tentang opini pribadi, bukan pandangan umum. Bebas, lepas, tanpa tujuan.

Bersinar di Usia Matang





Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah kecil
(Lao Tzu)

Maka kunamakan perjalananku ini
 sebagai
Bersinar di Usia Matang
(Indah Mutiara Putri)

Aku diciptakan untuk meresapi kebahagiaan dengan cara yang unik. Sejak kecil, aku sudah kehilangan orangtua lalu menikah di usia belia. Maka saat itu juga, aku belajar jadi manusia yang sesungguhnya. Konon, rumah tangga merupakan sebenar-benarnya tempat untuk mengenal diri kita. Proses adaptasi pun dimulai. Mulai dari adaptasi terhadap pasangan hidup, berbaur dengan keluarga besarnya, hingga beradaptasi pada peralihan peran remaja yang begitu cepat berubah. Setahun setelah ijab kabul, aku resmi menyandang status Ibu dan memikul tanggung jawab besar di babak selanjutnya.


Metamorfosis Diri Menuju Keindahan

Memiliki pendamping yang usianya jauh lebih matang, membuatku beralih dengan cara yang khas. Mengimbangi sosok dewasa dengan karakter anak-anak yang kumiliki saat itu, bukanlah hal mudah. Namun aku terus berproses hingga belasan tahun pun terlalui. Menua bersama pasangan mengajariku banyak hal. Aku belajar meredam ego, mengerem keinginan, mendahulukan kepentingan orang lain, berbesar hati terhadap kemalangan, menekan amarah yang menguncup di kepala, hingga belajar memandang segala sesuatu secara objektif.

Secara berangsur mindset-ku terus mengalami pergeseran. Kerasnya kehidupan membuatku belajar banyak. Jika dulu tergolong pribadi yang impulsif dan meledak-ledak, kini aku berubah menjadi sosok perempuan, yang kerap berpikir belasan kali saat ingin melakukan sesuatu. Perlindungan suami dan full kenyamanan financial darinya, membuatku menarik diri dari lingkungan sekitar. Menjadi full time Mother and stay at home, memang memiliki kebahagiaan tersendiri. Tapi aku merasa hampa. Ingin rasanya memilki penghasilan sendiri agar dapat memberi sesuatu untuk keluarga. Aku segan meminta pada pasangan karena tahu dengan pasti, bahwa Ia mencari nafkah di atas rasa sakit dan lelahnya.

Tanpa sengaja aku nyemplung ke dunia internet. Di sini lah aku berproses. Aku menulis untuk media online, belajar, berusaha dan menghebat bersama teman maya yang sehobi. Mungkin tekad lah yang membuatku selalu bersemangat. Aku ingin memberi sesuatu pada kakak-kakak yang menyekolahkanku sepeninggal Ibu. Penting bagiku untuk memelihara nama baik kedua belah pihak. Sebisa mungkin Aku tak merengek pada suami, jika harus mengeluarkan dana darurat untuk mereka. Aku sengaja melakukan ini karena ingin menjaga nama kakak-kakakku di mata suami. Aku tidak ingin beliau memiliki anggapan yang keliru, lalu memandang rendah titisan darah Ayah Ibuku.

Pun sebaliknya, sebisa mungkin kusimpan rapat semua yang kualami. Toh usiaku sudah tak muda lagi, maka harus berpintar-pintar membawa diri. Jangan sampai mengatakan hal buruk tentang suami terhadap kakak-kakakku. Namanya juga rumah tangga. Ribut kan bumbunya cinta. Nanti kami sudah sayang-sayangan lagi, tapi keluarga besar masih sakit hati. Mengalami KDRT, krisis ekonomi ataupun menghadapi suami yang kepincut wanita idaman lain, adalah resiko dari rumah tangga yang dibangun. Seorang perempuan matang sudah seharusnya menghadapinya sendiri, tidak lari dari masalah dan segera mencari solusi atas kemelut ini.

Bersama sepasang putra putriku
Berproses menuju kematangan diri

Sebagai seorang Ibu, aku pun harus memiliki kesadaran yang tinggi. Membesarkan anak-anak adalah tanggung jawab orangtua. Maka sebisa mungkin ku-rem kata-kata agar tidak ada wacana yang mengungkit jasa. Kuhindari pula tuntutan yang terasa tidak realistis pada putra putri kami. Jika pun ada, aku hanya ingin melihat mereka sukses. Sukses sebagai pribadi yang berkarakter baik dan juga gemilang dalam pencapaian masa depan.

Wajib hukumnya untuk membangun mental juara pada mereka. Juara dalam arti tidak menyerah kala kesulitan mendominasi, dan berusaha menyelesaikan masalah, tanpa menimbulkan masalah baru. Ada larangan keras terhadap anak-anak. Entah mengapa aku tak pernah bisa kompromi dengan kata 3T (Tidak tahu, tidak mau, dan tidak bisa). Bagiku mereka harus mau mencoba hal baru agar tahu hasilnya, dan menjadi bisa atas ketidak mampuannya. Mereka harus memiliki konsep anti 3T agar memiliki banyak kepandaian dalam hidup ini.

Membangun kedekatan dengan si sulung
Saat masih di Sekolah Dasar

Proses demi proses kulalui. Nyatanya, belajar menjadi orangtua sangat lah menyenangkan walau tak punya panutan sekalipun. Kita bisa belajar banyak dari sekitar, kan? Tak mesti baik, dari hal buruk pun kita bisa menyerap makna positifnya.

Kehidupan bukanlah sebuah perjuangan tapi petualangan bagiku. Kita menjelajahi banyak sesi lalu memutuskannya dengan segera. Ingin menikmatinya, memperjuangkannya, atau membiarkannya? Atas dasar hal ini, maka aku memilih terus bekerja keras agar dapat menjadi orangtua yang mandiri. Yaitu, seorang Ibu yang tak akan pernah menjadi beban untuk putra putrinya di saat tulang telah merapuh. Sama halnya ketika aku memiliki kesadaran untuk tidak membebani mertua perempuanku. Saat awal menikah dulu, aku sama sekali tidak berhasrat untuk meminta bantuannya, dalam mengurus putriku. Entah mengapa rasanya tak tega saja. Ibu mertua sudah lelah membesarkan suami selama ini, maka sudah sepantasnya Ia beristirahat di hari tua. Masa iya beliau masih harus mengurus cucu di sisa usianya! Kapan istirahatnya? Apakah para Ibu hanya boleh beristirahat dengan tenang, saat di pembaringan terakhir saja?

Saat si sulung sudah SMP
Mulai perawatan kecantikan ala kadarnya
Awal kepala 3



#UsiaCantik itu...

Metamorfosis diri menuju keindahan mengajariku banyak hal. Aku menjadi jauh lebih matang dan damai di usia cantik ini. Memiliki cara hidup yang asik dan tumbuh menjadi pribadi yang baru. Yaitu, pribadi yang dapat memaknai kehidupan dari banyak sisi, kemudian mengemasnya dengan edukasi yang smart

Dulu suami pernah bertanya, “Sayang, kira-kira setelah tua nanti kamu masih pantas enggak ya pakai nama Indah?” celoteh itu Ia sampaikan sambil senyam senyum sendiri. Aku pun ikut tersenyum karena merasa geli dengan pertanyaan itu.

Tak lama kemudian suami bicara lagi "Masa' iya sih, sudah nenek-nenek yang penuh keriput namanya tetap Indah." Ia meninggalkanku dengan tertawa, sedangkan aku malah diam dan merenung di tempat. Memikirkan kata-katanya yang seharusnya tak kupikirkan saat itu.

Kini aku berpendapat lain. meski kecantikan fisikku terkikis, tapi kecantikan jiwaku terus menebal. Aku bukan lagi perempuan muda yang labil pada banyak hal. Krisis usia dua puluhan yang mencakup kegalauan akan masa depan, karir, jodoh dan keuangan, tak lagi kurasakan. Di usia ini aku merasa sangat matang secara emosional, lebih pandai membawa diri dan memiliki tujuan yang pasti dalam hidup ini. Sekarang aku dapat mengatakan dengan percaya diri, bahwa nama Indah akan jauh lebih pantas kusandang di fase cantik ini.

Any way, gerbang karirku pun terbuka lebar. Di usia cantik ini, karir di dunia kepenulisan semakin mengalir dan menjanjikan. Asal tidak bosan berproses, Inshaa Allah aku akan sukses di akhir usia cantik. Berarti sepuluh tahun lagi ya, hehe. Aamiin.

Jadi definisi cantik di usai matang bukanlah tentang kebeliaan dan kemolekan tubuh. Meski sebenarnya, penampilan fisik harus tetap dijaga sebagai penghargaan terhadap diri sendiri dan pasangan. Juga sebagai rasa syukur pada sang pencipta. Usia Cantik bagiku, mencakup rangkuman dari perjalanan panjang menuju kematangan karakter, agar menjadi wanita dewasa yang bijak.


Sense of Beauty

Oh ya, perkenalkan, namaku Indah Mutiara Putri. Ibu dari dua orang anak, dan saat ini tengah berada di gerbang usia cantik, yaitu 35 tahun. Belakangan, definisi usia cantik menjadi trend yang sangat menarik, populer dan fenomenal, karena besarnya penyelenggaraan event yang diadakan oleh tim Blogger Perempuan. Acara ini juga didukung dan disponsori oleh produk kecantikan ternama Loreal Paris. Tanpa event ini, saya yakin! Perempuan indonesia akan malu-malu kucing saat menjelaskan deretan usianya yang panjang. Cukup ngos-ngosan juga ya Mom, kalau kita menghitungnya dalam satu tarikan napas... hahhaa

By the way, saat ini putriku telah berusia 16 tahun. Ada pengalaman seru yang sering terjadi. Saat jalan bersama, tidak ada yang mengira bahwa kami ini Ibu dan anak. Mereka selalu beranggapan bahwa kami ini kakak beradik. Kadang kala bingung juga, saat melihat ekspresi mereka ketika putriku memanggil Mama. Biasanya wajah-wajah lucu yang kutemui. Beragam ekspresi kudapat. Mulai dari kaget, bertanya dengan nada tak percaya, geleng-geleng kepala, hingga tertawa geli dengan wajah yang sulit kugambarkan dengan kata-kata. Tapi itulah kenyataan yang terus terjadi hingga saat ini. Jika dipikir lagi, sebenarnya bukan hal aneh bila aku masih terlihat sangat muda untuk ukuran Ibu berputri remaja. Toh aku memang menikah di usia belia. Tapi mungkin, kulitku tidak akan sebaik sekarang jika tidak dirawat secara konsisten. Mommy ingin tahu jenis perawatan yang rutin aku lakukan? Berikut ulasannya.


Perempuan harus memiliki gaya hidup yang sehat, dan hal yang harus dihindari adalah :
  • Menghindari rokok. Baik secara langsung maupun sekedar menghirup asapnya saja.
  • Menghindari alkohol dan obat-obatan terlarang.
  • Melindungi diri dari tabir surya dan sinar ultraviolet dengan cara aktif memakai body lotion, dan menggunakan pakaian yang tertutup saat ke luar rumah. Biar saja berpenampilan seperti ninja, toh hanya di jalan. Nanti kalau sudah sampai di tempat, semua atribut pasti dilepas.
  • Menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi, banyak gula, dan junk food.
  • Hindari juga sifat jarang mandi plus dakian, ya!

Beberapa bulan penggunaan L'Oreal

Cantik itu mahal, ini perawatan rutin yang kulakukan dengan konsisten
  • Mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan
  • Konsisten mengonsumsi infuse water dari lemon, setiap hari
  • Minum vitamin E secara teratur
  • Untuk wajah, maskeran seminggu sekali
  • Facial ala me dua kali seminggu untuk mengangkat seluruh komedo di wajah
  • Memakai pelembab wajah yang mengandung SPF 23+ saat hendak keluar rumah
  • Menyetrika wajah dengan minyak zaitun di siang hari, untuk mengikis darkspot
  • Memakai krim malam saat hendak tidur
  • Memakai pelembab mata di pagi dan malam hari
  • Memakai lip balm untuk menjaga kelembaban bibir
  • Memakai masker rambut, kondisioner, hair tonic, creambath dan luluran secara suka-suka. Yang penting rajin keramas dan aktif memakai body lotion.
  • Sauna setiap hari supaya badan enggak melar
  • Olahraga minimal dua kali seminggu biar badan tetap kencang dan stamina terjaga.
  • Cukup tidur dan jangan malas mandi, hihi.



Me nd Kosmetik Kecantikan

Mommy, Mama, Emak, Bunda, kepanjangan ya artikelnya? Maafkannn ya, karena ada banyak sekali kisah yang ingin kuceritakan pada dunia. Semoga tidak bosan ya, Mom!

About beauty skin Mom, kebetulan kulitku ini sangat sensitif, sudah gonta ganti produk nggak ketemu juga yang cocok. This is review sekaligus the real me. Cerita ini bukan karena lomba, ya. Tapi murni kesaksian sebagai pemakai.

Wajah sensitif yang ku-punya cukup memusingkan kepala. Kalau sudah salah produk siap-siap saja memiliki wajah merona, seperti habis digamparin karena efek beruntusannya. Kalau sudah begini, getah kentang pun naik ke muka.

Tanpa sengaja aku jalan-jalan ke mall WTC Serpong, Tangerang. Niatnya sih mau cari makanan, tapi malah mampir ke counter Loreal Paris. Lama juga aku melihat-lihat sambil berdiskusi dengan SPG Loreal-nya. Pada akhirnya aku kepincut pada produk dermalift Loreal. Yakin enggak yakin deh saat jumpa pertama. Maklum sensitifitas wajah yang kebangetan seolah selalu menempatkan posisiku sebagai korban kosmetik. Jadi maju mundur cantik gitu. Saat itu aku suka sama kemasan dan tatanan raknya di counter. Jadilah kupinang Loreal dengan Bismillah.

Produk L'Oreal yang ku-pakai

Penampakan Lainnya

New Picture
Setelah pemakaian L'Oreal 1,5 tahun
Saya (depan) bersama si sulung

Night Cream
L'Oreal Revitalift Dermalift 

Sejak pemakaian pertama krim ini sudah terasa nyaman di wajah. Teksturnya lembut, creamy , berwarna putih susu dan cepat meresap ke kulit. Pas ngaca di pagi hari rasanya surprise banget. Gak nyangka sama perubahannya. Kulitku jadi kencang, kenyal, elastis, lembut, garis senyum memudar, dan terlihat lebih cerah. Asli, work banget krim malamnya. Hingga saat ini aku menjadi pemakai setianya.

Selidik punya selidik, soalnya jadi kepo juga Mom. Ternyata krim malam revitalift new dermalift ini, mengandung tanaman Cantella Asiatica yang dapat menyembuhkan luka. Sehingga dapat meregenarasi dan merawat kekencangan dari dalam di delapan zona utama wajah. Yaitu dahi, di antara kedua alis, kontur mata, kerutan di ujung luar mata, pipi, garis senyum, rahang dan leher.

Krim dengan formula inovatif ini, juga dikombinasikan dengan Pro-Retinol A. Yaitu bahan anti-wrinkle yang dapat mencegah timbulnya kerutan dari dalam dan memperbaiki keriput dari luar. Perpaduan kedua bahan ini, ditambah dengan new technology dermalift, dipercaya dapat mengurangi kerutan sebanyak 27% dan meningkatkan kekencangan wajah sebanyak 35%. Jadi wajar saja, jika perubahan sudah terlihat di pagi hari pada pemakaian pertama. Karena kulit kita meregenerasi sel baru dua kali lebih cepat di malam hari.



Day Cream
L'Oreal Revitalift Dermalift

Kandungan bahan dalam day cream dermalift bisa dikatakan hampir sama. Hanya saja, day cream difokuskan untuk melawan tanda-tanda penuaan seperti, kulit kusam, noda hitam, warna kulit tidak merata, dan melindungi kulit dari tabir surya. Kekuatan self-healing dari day cream dermalift mempunyai 7 manfaat besar, yaitu:

  • Menghaluskan, melembutkan dan mencerahkan kulit
  • Mengurangi kekusaman wajah, lalu meratakan warna kulit
  • Menyamarkan noda hitam
  • Melembabkan wajah selama 24 jam
  • Menjaga rona wajah dan membuatnya menjadi bercahaya
  • Menyamarkan garis halus, memudarkan kerutan dan mengencangkan kulit di sekitar mata
  • Day cream juga mengenyalkan dan menjaga elastisitas wajah, Serta membuat kulit terlihat lebih muda


Kesan pertama begitu menggoda, hal inilah yang terpikir saat itu. Rasanya enggak rugi memilih krim ini, karena waktu pemakaian pertama, kelembapan di wajah sudah terasa. Aku nggak perlu sering-sering me-retouch make up, karena krimnya bertahan lama di wajah. Manfaat lain yang terasa adalah, wajahku jadi kencang, kenyal, licin dan glossy. Tekstur dari krim siang ini juga creammy banget. Mudah di blend jika kita ingin mengkombinasikannya dengan make-up lain. Loreal day cream revitalift new dermalift memiliki warna kekuningan, dan bukan putih. Warna inilah yang pada akhirnya membuat wajah terlihat segar dengan rona yang menyala.

Biasanya krim ini aku gunakan sebagai alas bedak karena mengandung SPF 23++. Sehingga cukup aman apabila terpaksa harus berpanas-panasan di jalan. Aku lebih memilih menggunakan skin care dibanding kosmetik original, agar tak hanya mendapat cantik sesaat atau casingnya saja. Loreal dermalift cream merupakan kombinasi yang ciamik banget untuk mendapatkan kulit kinyis-kinyis ala remaja. Pemakaian teratur akan membuat pipi yang menggelambir menjadi lebih kencang. Bukankah salah satu efek penuaan dini adalah menurunnya elastisitas kulit? Kalau di aku sih, serangkaian produk revitalift new dermalift sudah mewakili semua kebutuhan.


Krim Mata
L'Oreal Revitalift Double Lifting Eye

Sebagai pelengkap, aku mengkombinasikan night cream dan day cream dengan Loreal Revitalift double lifting eye. Krim ini memiliki khasiat untuk mengencangkan kelopak mata, menyamarkan kantong mata, serta memudarkan keriput di bawah mata. Perpaduan keduanya, dapat memberi efek kencang seketika. Khususnya daerah kelopak mata. Jika alis Mommy terlihat turun, revitalift double lifting eye dapat menjadi solusinya. Menjaga kelembapan di area bawah mata penting dilakukan supaya keriput malas mampir.

Versi lengkap Loreal Revitalift Dermalift
yang beredar di pasaran

Sebenarnya masih banyak rangkaian produk Loreal lainnya. Biasanya kalau salah tiga sudah cocok, yang lainnya akan cocok pula. Kabar selintas yang kulihat, produk revitalift new dermalift juga ada facial foam dan essence-nya. Keren bingit kalau bisa mengoleksi semuanya, ya. Tapi saat ini aku sudah merasa sangat puas dengan yang ada. Biarlah kumaknai usia cantik ini dengan kesahajaan untuk hidup sesuai kebutuhan, dan bukan keinginan. Mommy, bagaimana dengan perjalanan cantikmu?

Yuk bagikan kisahmu, colek-colek aku, ya!

Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L'Oreal Revitalift Dermalift

14 komentar:

  1. WOW, dari dulu saya pikir adiknya, loh. Ihhh keren deh mbak Indah. Saya suka suka suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. WOW ada Mba Damar, hehe. Makasih sudah berkunjung mba.. :)

      Hapus
  2. Mba Indah cantiiik banget, putrinya juga cantiik. Bener awet muda. Keliatannya kakak adek lho.
    Sepakat deh, usia cantik adalah saat perempuan seperti kita gak lagi resah dengan mebandingkan pencapaian orang lain dan pencapaian kita.
    Fasenya sudah menerima, menjalani, menikmati yang ada di depan mata.
    Good Luck ya Mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huwahhh like sangat sama rangkumannya mba ety, makasih banyak ya mba apresiasinya..

      Semangat ngirim karena support dari mba ety juga nih..

      Aamiin, mba ayu.. :)

      Hapus
  3. Iya memang bener kata orang, seperti kakak adik dengan putrinya. Cantiiiikk.. ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mba arin, ambil lagunya d'masiv aja ya..
      Syukuri apa yang ada.. hehe

      Btw, thx so much untuk komentarnya yang cantik, mba :)

      Hapus
  4. Tulisan yang cantiik secantik orangnya��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak mba nani, sdh sempatkan mampir ke sini.. like :)

      Hapus
    2. Hihihi.. thank you pujiannya mba BCL
      :)

      Hapus
  5. Tulisan Mbak Indah makin cantik :), orangnya juga cantik :)

    Postingan ini memberi arti tersendiri tentang #UsiaCantik. Pendewasaan memang perlu proses, ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pemahaman yang sangat cantik.. makasih banyak mba nova..
      Like :)

      Hapus
  6. Mbak Indah...tetap cantik di usia cantik yaaa...Seperti sahabat atau kakak adik dengan anandanyaa...Btw tinggal dimana mbak kok mainnya ke WTC Serpong?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mba decyndra, mensyukuri apa yang ada... hehehe

      Saya tinggal di tangerang mba decy, wajah makasih ya sudah ninggalin jejak cantiknya :)

      Hapus

Hai, terima kasih atas kunjungannya. Tinggalkan jejak ya :)